Kuatir Diserang Oleh Roh-Roh Jahat

“Saya seorang pemuda yang hidup dibawah bayang-bayang ketakutan bahwa suatu hari kelak Setan akan menyerang saya atau keluarga saya dengan penyakit yang tidak dapat disembuhkan dan membawa kematian. Ketakutan saya ini cukup beralasan sebab orang tua saya dulu adalah orang yang tidak terlalu taat beragama. Mereka percaya pada dukun-dukun yang menurut kepercayaan mereka dapat memberi rezeki, kesuksesan dan kekayaan. Jika ada orang berkata ada seorang dukun hebat di sana, dukun hebat di situ, maka dia akan datang dan mencoba keberuntungan. Saya merasa kehidupan keluarga orang tua saya bukannya lebih baik dan sejahtera tetapi justru pertengkaran demi pertengkaran terjadi setiap hari. Rumah tidak pernah ada kedamaian. Saya dan adik-adik saya malas pulang ke rumah. Kami masing-masing hidup dengan urusan sendiri-sendiri. Saya yakin ini akibat perdukunan yang dianut oleh orang tua saya. Saya tahu bahwa mereka memiliki ikatan dengan roh-roh jahat. Saya tahu sebab mereka sering melakukan ritual-ritual tertentu baik di rumah maupun di tempat-tempat tertentu. Saya yakin Setan tidak tinggal diam, dia pasti meminta imbalan. Orang tua kami sekarang sudah meninggal disebabkan oleh penyakit yang tidak jelas sampai akhirnya mereka meninggal. Saya takut kalau Setan akan mengganggu kehidupan saya dan keluarga saya.” Demikian kekuatiran seorang pemuda yang di sampaikan kepada saya pada suatu siang ketika kami tidak sengaja bertemu di sebuah kedai kopi.

Saya menyampaikan kepada dia bahwa ada satu cara untuk memastikan bahwa tidak ada roh-roh jahat apapun yang dapat mengganggu kehidupan kita. Caranya ialah dengan memiliki dan membiarkan Roh Allah diam di dalam diri kita. Dia bingung mendengar pernyataan saya. Lalu saya menjelaskan lebih lanjut. Firman Allah berkata bahwa “Roh Allah yang diam di dalam diri orang percaya lebih besar dari roh-roh yang ada dalam dunia ini.”

Bagaimana seseorang dapat memiliki Roh Allah dalam dirinya? Seseorang dapat memiliki Roh Allah jika ia menerima Yesus Kristus sebagai juruselamat dan Tuhannya. Yesus berkata, "Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok, jikalau ada orang yang mendengar suaraKu dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya...."1 Pintu yang dimaksudkan dalam ayat tersebut adalah pintu hati. Jika ada orang yang mendengar undangan Yesus, dan membuka pintu hatinya, maka Yesus akan masuk ke dalam hatinya. Firman Tuhan berkata, “karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu — di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.”2

Jika Yesus dan Roh Kudus diam di dalam diri seseorang maka tidak ada kuasa atau roh apapun dalam dunia ini yang dapat menyerang dia. Selanjutnya saya menyampaikan bahwa Yesus pada saat hidupnya Dia memiliki 5 kuasa yang dasyat. Kuasa itu adalah:

  1. Yesus berkuasa atas alam semesta. Ia berjalan di atas air, Ia menghardik angin tofan dan ombak yang ganas untuk berhenti dan mereka berhenti.3
  2. Yesus berkuasa atas Setan dan roh-roh-jahat. Ia mengusir setan. Mereka yang kerasukan roh-roh jahat beroleh kesembuhan4
  3. Yesus berkuasa atas dosa. Ia berkata pada orang lumpuh, “dosamu telah diampuni.”5 Orang Yahudi marah kerena mereka percaya hanya Allah yang mengampuni dosa. Tapi Yesus menyatakan dengan tegas bahwa Ia mengampuni dosa manusia walaupun orang Yahudi kemudian berusaha membubuhnya.
  4. Yesus berkuasa atas sakit-penyakit. Orang buta dicelikkan, orang lumpuh dapat berjalan kembali, orang yang sakit kusta dipulihkan, wanita yang mengalami pendarahan bertahun-tahun disembuhkan, wanita bongkok dipulihkan (Injil)
  5. Yesus berkuasa atas maut. Dia membangkitkan orang mati6; Dia sendiri bangkit dari kematian7

Yesus memiliki lima kuasa yang tidak dimiliki oleh siapapun manusia yang pernah hidup di dunia ini. Siapakah Dia? Yesus mengatakan bahwa “Aku dan Bapa adalah Satu”; Injil Yohanes juga berkata: “Pada mulanya adalah Firman, Firman itu bersama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah… dan Firman itu telah menjadi manusia.”8 Yesus adalah Firman yang telah menjadi manusia.

Jika seseorang menerima Yesus, dia menerima Allah. Dia akan dimeteraikan oleh Roh Kudus dan didiami oleh Roh Kudus selamanya. Dengan demikian orang yang sudah percaya pada Yesus tidak perlu mengalami ketakutan pada kuasa roh-roh jahat apapun di dunia ini. Firman Tuhan berkata, “Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.”9

Setelah saya menyampaikan hal-hal tersebut, saya mengundang pemuda itu untuk menerima Yesus sebagai juruselamatnya. Dia bersedia dan kemudian saya ajak dia berdoa dengan mengikuti doa ini, "Tuhan Yesus, saya memerlukan Dikau. Saya membuka pintu hatiku dan menerima Dikau sebagai Juruselamat dan Tuhanku. Terima kasih, karena Tuhan telah mangampuni dosa-dosaku. Kuasailah tahta hatiku. Bentuklah saya menjadi seorang pribadi yang sesuai dengan kehendak Tuhan. Amin."

Sejak saat itu dia memiliki damai sejahtera, tidak lagi kuatir akan ancaman kuasa kegelapan. Jika saudara pembaca mengalami kekuatiran semacam itu, percayalah. Hanya Yesus yang dapat membebaskanmu dari ancaman segala kuasa jahat apapun. Jika saudara sedia menerima Yesus atau Iasa Almasih, berdoalah seperti doa di atas.

 Saya telah mengundang Yesus masuk ke dalam hidup saya ... (informasi berikutnya)
 Saya masih ragu-ragu, tolong jelaskan lebih lanjut...
 Saya ada pertanyaan...

(1) Wahyu 3:20 (2) Efesus 1:13 (3) Lukas 8:24 (4) Lukas 4:36; 6:18; 7:21 (5) Lukas 5:20 (6) Lukas 7:14; Yohanes 11:43 (7) Lukas 24:34 (8) Yohanes 1 (9) Roma 8:38-39

BAGIKAN ARTIKEL INI:  

TOP