×
PENCARIAN
MahasiswaKeren.com
Tempat Aman untuk Menjelajahi
 Pertanyaan Tentang Hidup dan Tuhan
Mengenal Tuhan

Yesus dan Islam

Berikut ini enam pertanyaan yang sering diajukan umat Islam maupun pemeluk agama lain tentang Yesus

WhatsApp Share Facebook Share Twitter Share Share by Email More PDF

Pemaparan ini dilandaskan rasa hormat kepada siapa saja yang ingin tahu tentang Yesus. Bukan tantangan. Juga tidak ada kritik terhadap agama apapun, dalam bentuk apapun.

Berikut ini enam pertanyaan yang dijawab melalui artikel ini:

  1. Apakah keaslian Alkitab telah diubah?
  2. Apakah Allah mengatakan bahwa satu agama akan menggantikan yang lain: Yudaisme digantikan Kekristenan, kemudian digantikan Islam?
  3. Bukankah suatu penghinaan mengatakan bahwa Allah memiliki anak?
  4. Benarkah Yesus mati disalibkan?
  5. Jika Yesus mati di kayu salib, apakah Allah juga mati selama tiga hari?
  6. Mengapa tidak memandang Yesus sebagai nabi saja?

4. Benarkah Yesus mati di kayu salib?

Bagaimana cara Allah menguji Abraham? DIA memintanya mempersembahkan anaknya diatas mesbah. Ketika mereka naik ke atas gunung, sang anak bertanya, “Ayah, dimanakah kurban yang akan dipersembahkan?” Abraham menjawab, “Allah akan menyediakannya.” Kemudian Allah menyediakan seekor domba yang kemudian dipersembahkan Abraham kepada Allah.

Lihatlah pesan yang konsisten yang Allah berikan pada kita.

Allah menyediakan, Ia menyelamatkan anak Abraham dengan seekor domba.

Lalu di kitab Keluaran, kita kembali melihat pentingnya seekor domba. Dalam kitab Keluaran, Allah memperingatkan umat-Nya di Mesir bahwa Dia akan menyerang orang-orang Mesir. Orang-orang yang percaya kepada Allah akan mengoleskan darah anak domba pada tiang pintu mereka, dengan demikian malaikat maut akan melewati mereka, dan merekapun selamat dari kematian. Satu bangsa yang percaya diselamatkan oleh seekor anak domba.

Lalu kita melihat domba lagi di kitab Imamat. Setiap tahun, imam diperintahkan untuk mengambil seekor domba dan mempersembahkan untuk penebusan dosa orang-orang yang percaya kepada Allah. Setiap tahun, satu orang diselamatkan lagi oleh seekor domba.

Kemudian kita mendengar lagi Yohanes pembabtis berbicara kepada orang banyak tentang Yesus: ”Lihatlah! Anak Domba Allah yang menanggung dosa dunia!”10 Seekor domba, yang akan menyelamatkan seluruh dunia, bagi yang percaya pada-Nya.

Apa yang akan terjadi jika Abraham tidak mendengar suara Allah atau tidak percaya bahwa Allah yang sedang berbicara kepadanya? Betul sekali, anaknya pasti sudah terbunuh!

Bagaimana jika orang Israel tidak percaya kepada Allah dan tidak mengoleskan darah domba di tiang pintu rumah mereka?

Sekarang, inilah pertanyaannya. 2000 tahun yang lalu, Yesus Anak Domba Allah, digantung di kayu salib dan menyerahkan nyawa-Nya bagi Saudara. Dengan jelas sudah dikatakan, “Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, ketika kita masih berdosa, Kristus mati untuk kita.”11

Bagaimana jika Saudara mengatakan,“Tidak, mereka tidak menyalibkan-Nya. Dia tidak dibunuh.” Anak domba Allah ini telah dikorbankan untuk menebus dosa Saudara, dan dosa seluruh dunia. Bagaimana jika Saudara menyangkal penyaliban-Nya, bahwa Anak Domba Allah ini tidak mati bagi dosa Saudara, untuk pengampunan Saudara?

5. Jika Yesus mati di kayu salib dan dikubur selama tiga hari, tidakkah itu berarti Allah mati selama tiga hari?

 Saya ada pertanyaan…
 Bagaimana memulai sebuah hubungan dengan Tuhan

(10) Yohanes 1:29 (11) Roma 5:8


CHIA SẺ BÀI BÁO NÀY:
WhatsApp Share Facebook Share Twitter Share Share by Email More